Israel Takut Kepada Anak-Anak dan Perempuan


posted by : Panji Asmara

Siang itu aku baca di wall facebook saya, seorang teman menulis pada status facebooknya: “Knp harus anak² tak bdosa Чάπƍ jd korbannya??? T_T. (terkait kebiadaban Yahudi Israel yang sedang gencar membom bardir Palestina). Lalu pertanyaan sama saya lontarkan. Mengapa Israel menyerang anak-anak? pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak saya. lalu saya pun mencari alasan di balik semua itu. Akhirnya saya pun menemukan apa alasan di balik penyerangan mereka sebagian besar di targetkan ke anak-anak dan perempuan.

“Saya bersumpah, akan saya bakar setiap anak yang dilahirkan di daerah (Palestina) ini. Perempuan dan anak-anak Palestina lebih berbahaya dibandingkan para pria dewasa, sebab keberadaan anak-anak Palestina menunjukkan bahwa generasi itu akan berlanjut…”

[Ariel Sharon, PM Israel: 1956]AGRESI militer Israel yang dimulai dari 27 Desember 2008 silam tak pelak lagi memang memfokuskan diri pada pembantaian anak-anak Palestina di Jalur Gaza.Seperti yang diketahui, setelah lewat dua minggu, jumlah korban tewas akibat holocaust itu sudah mencapai lebih dari 900 orang lebih. Total, sekitar di atas 1500 Muslim Gaza meninggal.

Warga sedang menshalatkan mayyit secara massal. Sebagian besar adalah anak-anak.

Hampir setengah darinya adalah anak-anak. Selain karena memang tabiat Yahudi yang tidak punya nurani, target anak-anak bukanlah kebetulan belaka.

Sesuai Ramadhan 1429 Hijriah, Khaled Misyal, pemimpin Hamas yang rumahnya sekarang ini kemungkinan dihantam roket juga, melantik sekitar 3500 anak-anak Palestina yang sudah hafidz Al-Quran.

Anak-anak ini tampaknya yang menjadi sumber ketakutan Zionis Yahudi. Sehingga pada akhirnya mereka tanpa ada perasaan sedikit pun mneghabisi nyawa-nyawa tak berdosa itu.

“Jika dalam usia semuda itu mereka sudah menguasai Al-Quran, bayangkan 20 tahun lagi mereka akan jadi seperti apa?” demikian pemikiran yang berkembang di pikiran orang-orang Yahudi.

Tidak heran jika-anak Palestina menjadi para penghafal Al-Quran. Kondisi Gaza yang diblokade dari segala arah oleh Israel menjadikan mereka terus intens berinteraksi dengan Alquran. Tak ada main video-game atau mainan-mainan bagi mereka.

Namun kondisi itu memacu mereka untuk menjadi para penghafal yang masih begitu belia. Pada tahun 2008, sekitar 500 bocah penghafal Quran telah syahid.

https://plus.google.com/u/0/108110516867370609944

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s